perawatan alat berat

Perawatan dan Perbaikan Kendaraan dan Alat Berat

Pada perusahaan berbasis armada, yaitu perusahaan yang operasional usahanya atau faktor produksinya mengandalkan pada penggunaan kendaraan, peralatan dan alat berat, seperti pada perusahaan tambang, perkebunan, kontraktor, transportasi, logistik dan lain-lain, aspek pemeliharaan dan perbaikan unit ini adalah hal sangat penting dan vital, bahkan dapat dikatakan sebagai urat nadi dari seluruh kegiatan operasional.

 

Tanpa didukung availibily unit yang tinggi, mustahil kegiatan operasional akan berjalan maksimal, sehingga manajemen perawatan dan perbaikan kendaraan, peralatan dan alat berat ini menjadi sangat penting dan perlu penanganan yang sangat serius.

Kendala utama dari manajemen site atau pool ini adalah karena pertama adalah fak tor geografis, misalnya pada perusahaan tambang dengan kantor pusat di Jakarta, site bisa berada di tengah hutan pulau Kalimantan, sehingga secara fisik sulit untuk di monitor, pelaporan situasi dan kondisi lapangan tidak dapat berjalan lancar mengingat infrastruktur di lapangan juga kurang memadai, jangankan internet sinyal untuk hand phone saja blank, kira-kira begitu.

Faktor ini tidak jarang menjadi penyebab semakin banyaknya penyimpangan di lapangan, ditambah lagi masih sangat banyak yang melakukan manajemen site ini secara hit and run, kantor pusat mensupplai apa saja yang diminta oleh site tanpa bisa memonitor  penggunaannya, alasan dari site cukup klasik dan mematikan, kalau tidak segera dibelikan, unit tidak dapat beroperasi, mengerikan sekali.

Bagaimana untuk dapat membangun sistem manajemen site yang baik, ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan untuk memulainya, faktor geografis , teknologi, pendukung sistem, karakter manusia, karakter perusahaan, dan beberapa faktor lainnya.

Please follow and like us:
excavator alat berat

Bagaimana mengelola armada alat berat

Berdasarkan pengamatan dan pengalaman, perusahaan dengan jumlah armada besar kurang fokus dalam mengelola armada, memang sangat wajar karena armada kendaraan dan alat berat serta mesin bukanlah bisnis utamanya, armada hanyalah sebagai penunjang produksi, misalnya pada perusahaan kontraktor fokus utamanya adalah bagaimana proyek dapat berjalan dengan baik, namun lupa armada adalah urat nadi usaha, tanpa armada yang handal maka mustahil bisnis utama dapat berjalan dengan baik, pasti akan sangat berpengaruh langsung.

Contoh nyata, pada perusahaan kontraktor, armada hanya diperlakukan sebagai alat produksi, diperbaiaki bila rusak, dibelikan rusak bila diperlukan, masalah baru mengemuka apabila sudah diketahui dari bagian keuangan bahwa akun biaya perawatan semakin hari semakin merangkak naik, mengapa jadi naik kadang tidak diketahui, bahkan yang lebih parah, sangkin banyaknya peralatan jumlahnya pun susah diketahui langsung.

Sebenarnya ada alat sederhana yang mudah yaitu dengan HEMS, suatu sistem uantuk membantu manajemen dalam pengelolaan armada, dengan alat bantu ini manajemen akan dapat dengan mudah mengetahui jumlah armada, berada di proyek mana saja, bagaimana kondisi masing-masing unit, ada berapa yang dapat beroperasi dengan baik dan berapa dalam perbaikan atau bahkan rusak tidak beroperasi.

Dengan HEMS manajemen dapat mengetahui kondisi detail armada dari meja direksi di kantor pusat, bahkan dapat diketahui dengan jelas unit yang sedang tidak dapat beropersikan, bagaimana kondisinya, kapan akan diperbaiki, dan apa masalahnya.

yang lebih baik lagi adalah manajemen dapat mengetahui kondisi persis armada di lapangan, tanpa dapat direkayasa laporannya, sebagai contoh pada saat diadakan meeting tenatng peralatan penunjang produksi, manajer maintenance dapat diminta langsung menggunakan web aplikasi tanpa menggunakan report yang sudah dirubah menggunakan tampilan power point, laporan sangat real langsung dari lapangan.

selengkapnya

Please follow and like us:
minning equipment

DATA UNIT

Dalam perjalanan mengembangkan sistem perawatan dan perbaikan kendaraan, sangat banyak ditemui masalah bahwa perusahaan tidak mengetahui persisnya kondisi unitnya, seperti jenis apa saja unit yang dimiliki, bagaiumana kondisi saat ini, dimana posisinya, dan yang lebih parah lagi adalah tidak tahu berapa jumlah unit yang dimilikinya.

HEMS sebagai sebuah sistem membantu mengatasi hal tersebut, pada saat pertama kali membuka halaman HEMS yang akan ditemui adalah tampilan berapa jumlah unit anda yang dalam masalah, bagaimana dan kapan mau ditangani masalah tersebut.

Halaman selanjutnya yaitu Data unit akan menunjukan secara detail, berapa jumlah unit yang anda miliki, apa saja jenisnya, bagaimana kondisinya, dimana ( proyek apa ) saat ini ditempatkan, siapa penanggu jawabnya, sangat detail, dan ini dapat dipantau atau dimonitor dari meja kerja anda di kantor pusat secara real time.

Fitur master unit :

Dalam master ini berisi data lengkap tentang unit  dengan keyword berupa nomor ID atau dilapangan biasa diterapkan dengan nomor lambung, setiap unit disamping dilengkapi dengan nomor ID juga type, merk, juga jenis dari peralatan tersebut, misalnya excavator, dozer, dumptruck dan sebagainya.

Unit disertai adanya data pemilik  dimaksudkan untuk mengetahui pemilik unit pada site yang menggunakan unit milik pihak lain seperti antara perusahaan induk dan proyek, sub kontraktor dan sebagainya, dari kelengkapan data ini manajemen akan dengan mudah mengetahui kondisi unit yang dimilikinya, mulai berapa jumlah unit, di proyek mana lokasinya, tipe unit, sehingga manajemen dengan mudah memonitor kondisi unit yang merupakan investasi yang sangat besar bagi perusahaan.

 

 

 

Please follow and like us:
HEADER 4

HEMS – HEAVY EQUIPMENT MANAGEMENT SYSTEM

HEMS ( Heavy Equipment Management System ) adalah sistem untuk memenej pengelolaan peralatan perusahaan, terutama perusahaan berbasis armada seperti kontraktor, pertambangan, perkebunan, expedisi dan perusahaan lain yang operasional usahanya mengandalkan kondisi peralatan.

HEMS ini merupakan pengembangan dari MMIS ( Maintenance Management Information System ) atau System Manajemen Perawatan dan Perbaikan Kendaraan dan Alat berat, yang sudah dikembangkan sejak tahun 2010 dan sudah diimplementasikan di berbagai site perusahaan pertambangan, kontraktor dan transportasi diberbagai tempat di Indonesia.

Mengapa harus berubah dari MMIS menjadi HEMS ?

Yang jelas perubahan ini karena tuntutan jaman, kebutuhan client yang selama ini menggunakan MMIS perlu membutuhkan berbagai fitur karena berkembangnya perusahaan dan juga karena berkembangnya teknologi informasi.

MMIS yang selama ini sebagai software berbasis desktop dengan platform menggunakan Microsoft Office Access yang sejak tahun 2010 diimplementasikan di berbagai site pertambangan, adalah mendukung kegiatan site yang lokasinya sebagian besar ada di daerah yang sulit dijangkau internet karena berada di daerah terpencil atau di tengah hutan.

Namun perkembangannya ternyata pada perusahaan kontraktor lokasinya berada di perkotaan atau dekat dengan perkotaan yang terjangkau internet atau jaringan GSM, dan kebanyakan kontraktor ini tidak menyediakan workshop atau pool khusus untuk peralatannya karena kecenderungannya alat berada di lokasi proyek dan semua pekerjaan perawatan dan perbaikan dilakukan disana, artinya tidak adanya admin khusus yang berada di proyek.

Sesuai perkembangan diatas HEMS dibuat berbasis web dengan platform menggunakan database mysql dan PHP untuk bahasa pemrogramannya, sedang penempatannya dapat menggunakan server yang sudah dimiliki oleh perusahaan ataupun menggunakan hosting yang disewa dari hosting provider, dengan platform seperti ini maka system dapat dijalankan terpusat dengan satu admin di kantor pusat dan operator melaporkan dengan mengentry ke system dengan aplikasi yang ada di gadget, seperti melaporkan posisi HM/KM, pengisian fuel dan laporan kerusakan atau permintaan service dari operator, dan laporan tentang pekerjaan perbaikan dan service lainnya oleh mekanik langsung dari lapangan dengan gadgetnya.

Namun sejauh ini, kami masih menyediakan layanan MMIS untuk perusahaan yang single site , yang memiliki site dengan workshop dan armada beara di satu tempat, sehingga dengan masih menggunakan MMIS ini perusahaan dapat tetap efisien dan efektif.

Berikut adalah sebagian dari client kami yang telah mengaplikasikan MMIS untuk perawatan dan perbaikan peralatannya :

Please follow and like us: